Berita Kutai Timur 23001Berita Kutai Timur 23002Berita Kutai Timur 23003Berita Kutai Timur 23004Berita Kutai Timur 23005Berita Kutai Timur 23006Berita Kutai Timur 23007Berita Kutai Timur 23008Berita Kutai Timur 23009Berita Kutai Timur 23010Berita Kutai Timur 23011Berita Kutai Timur 23012Berita Kutai Timur 23013Berita Kutai Timur 23014Berita Kutai Timur 23015Berita Kutai Timur 23016Berita Kutai Timur 23017Berita Kutai Timur 23018Berita Kutai Timur 23019Berita Kutai Timur 23020Beriita Kutai Timur 23021Beriita Kutai Timur 23022Beriita Kutai Timur 23023Beriita Kutai Timur 23024Beriita Kutai Timur 23025Beriita Kutai Timur 23026Beriita Kutai Timur 23027Beriita Kutai Timur 23028Beriita Kutai Timur 23029Beriita Kutai Timur 23030Beriita Kutai Timur 23031Beriita Kutai Timur 23032Beriita Kutai Timur 23033Beriita Kutai Timur 23034Beriita Kutai Timur 23035Beriita Kutai Timur 23036Beriita Kutai Timur 23037Beriita Kutai Timur 23038Beriita Kutai Timur 23039Beriita Kutai Timur 23040Journal Cattleyadf Jakarta 091Journal Cattleyadf Jakarta 092Journal Cattleyadf Jakarta 093Journal Cattleyadf Jakarta 094Journal Cattleyadf Jakarta 095Journal Cattleyadf Jakarta 096Journal Cattleyadf Jakarta 097Journal Cattleyadf Jakarta 098Journal Cattleyadf Jakarta 099Journal Cattleyadf Jakarta 100Journal Cattleyadf Jakarta 101Journal Cattleyadf Jakarta 102Journal Cattleyadf Jakarta 103Journal Cattleyadf Jakarta 104Journal Cattleyadf Jakarta 105Journal Cattleyadf Jakarta 106Journal Cattleyadf Jakarta 107Journal Cattleyadf Jakarta 108Journal Cattleyadf Jakarta 109Journal Cattleyadf Jakarta 110kencang77Ejournal STIP Jakarta 61Ejournal STIP Jakarta 62Ejournal STIP Jakarta 63Ejournal STIP Jakarta 64Ejournal STIP Jakarta 65Ejournal STIP Jakarta 66Ejournal STIP Jakarta 67Ejournal STIP Jakarta 68Ejournal STIP Jakarta 69Ejournal STIP Jakarta 70Ejournal STIP Jakarta 71Ejournal STIP Jakarta 72Ejournal STIP Jakarta 73Ejournal STIP Jakarta 74Ejournal STIP Jakarta 75Ejournal STIP Jakarta 76Ejournal STIP Jakarta 77Ejournal STIP Jakarta 78Ejournal STIP Jakarta 79Ejournal STIP Jakarta 80Ejournal STIP Jakarta 81Ejournal STIP Jakarta 82Ejournal STIP Jakarta 83Ejournal STIP Jakarta 84Ejournal STIP Jakarta 85Ejournal STIP Jakarta 86Ejournal STIP Jakarta 87Ejournal STIP Jakarta 88Ejournal STIP Jakarta 89Ejournal STIP Jakarta 90Ejurnal Setia Budi 001Ejurnal Setia Budi 002Ejurnal Setia Budi 003Ejurnal Setia Budi 004Ejurnal Setia Budi 005Ejurnal Setia Budi 006Ejurnal Setia Budi 007Ejurnal Setia Budi 008Ejurnal Setia Budi 009Ejurnal Setia Budi 010Ejurnal Setia Budi 011Ejurnal Setia Budi 012Ejurnal Setia Budi 013Ejurnal Setia Budi 014Ejurnal Setia Budi 015Ejurnal Setia Budi 016Ejurnal Setia Budi 017Ejurnal Setia Budi 018Ejurnal Setia Budi 019Ejurnal Setia Budi 020Ejurnal Setia Budi 021Ejurnal Setia Budi 022Ejurnal Setia Budi 023Ejurnal Setia Budi 024Ejurnal Setia Budi 025Ejurnal Setia Budi 026Ejurnal Setia Budi 027Ejurnal Setia Budi 028Ejurnal Setia Budi 029Ejurnal Setia Budi 030Ejurnal Setia Budi 031Ejurnal Setia Budi 032Ejurnal Setia Budi 033Ejurnal Setia Budi 034Ejurnal Setia Budi 035Ejurnal Setia Budi 036Ejurnal Setia Budi 037Ejurnal Setia Budi 038Ejurnal Setia Budi 039Ejurnal Setia Budi 040
Berita Nasional

DPR Sahkan RKUHAP Jadi UU 18 November 2025

DPR Sahkan RKUHAP Jadi UU

polres-serkot.idDPR sahkan RKUHAP jadi UU pada Selasa, 18 November 2025, melalui Rapat Paripurna ke-8 masa sidang II tahun 2025-2026 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Sebagai contoh, pengesahan ini dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani, dengan hadir Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad, Adies Kadir, dan Cucun Ahmad Syamsurijal. Selain itu, keputusan ini diambil setelah Komisi III sepakat bawa Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) ke tingkat II pada Kamis (13/11). Dengan demikian, RKUHAP ganti KUHAP lama 1981 setelah 44 tahun. Oleh karena itu, artikel ini sajikan proses pengesahan, kontroversi, poin krusial, dan implikasi 2025.

Proses Pengesahan RKUHAP

DPR sahkan RKUHAP jadi UU setelah pembahasan intens. Sebagai contoh, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal konfirmasi rapat pimpinan (rapim) jadwalkan paripurna. Selain itu, Komisi III dan pemerintah sepakat substansi pada 13 November, hadir Menko Polhukam Budi Gunadi Sadikin. Dengan demikian, seluruh fraksi Komisi III setuju bawa ke paripurna. Oleh karena itu, Puan Maharani tanya: “Apakah Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?” Akibatnya, anggota setuju bulat.

Kontroversi & Kritik

DPR sahkan RKUHAP jadi UU picu protes. Sebagai contoh, YLBHI dan koalisi sipil laporkan 11 Panja RUU ke MKD DPR atas dugaan pelanggaran etik – proses cacat formil/materiil. Selain itu, Arif Maulana (YLBHI): “Orkestrasi kebohongan, masukan sipil dimanipulasi”. Dengan demikian, audiensi Mei 2025 diklaim RDPU tapi tak substansial. Oleh karena itu, Habiburokhman (Komisi III): “Hoaks soal penyadapan sewenang-wenang – RKUHAP lindungi hak, transparan”. Akibatnya, pengesahan tetap jalan.

Poin Krusial RKUHAP

DPR sahkan RKUHAP jadi UU dengan 14 perubahan besar. Sebagai contoh, penyadapan, penyitaan, penangkapan wajib izin pengadilan. Selain itu, lindungi hak tersangka, korban, saksi, disabilitas, perempuan, anak. Dengan demikian, tuntut transparansi, akuntabilitas. Oleh karena itu, Habiburokhman: “RUU jawab tantangan peradilan pidana”. Akibatnya, fondasi hukum lebih adil.

Poin KrusialDeskripsi
PenyadapanIzin pengadilan wajib
Penyitaan/PenangkapanHakim/Ketua PN setujui
PerlindunganTersangka, korban, saksi

Implikasi 2025

DPR sahkan RKUHAP jadi UU ubah peradilan pidana. Sebagai contoh, proses lebih transparan, kurangi abuse of power. Selain itu, kritik YLBHI: “Manipulasi masukan sipil”. Dengan demikian, pengesahan tetap bulat. Oleh karena itu, Kemenkumham: “UU baru lebih partisipatif”. Akibatnya, implementasi 2026.

DPR saahkan RKUHAP jadi UU: 18 November. Oleh karena itu, Puan Maharani. Sebagai contoh, Wakil Sufmi Dasco. Selain itu, 14 poin krusial. Dengan demikian, transparansi. Akibatnya, adil 2025!